Notification

×

Iklan

Iklan

contoh-banner-di-tribunpasundan-1

News Ticker

Untuk kerjasama dan iklan di TribunPasundan.com , silahkan hubungi 0857-1857-1347

Capaian Medis Siloam TB Simatupang: Lebih dari 100 Prosedur Ablasi & Raih Diamond Status ANGELS Award ke-11

Kamis, 27 November 2025 | November 27, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-27T07:49:36Z

 



TRIBUNPASUNDAN.COMSiloam Hospitals TB Simatupang mencatatkan dua pencapaian signifikan pada bulan November 2025, yang menegaskan fokus fasilitas kesehatan ini pada layanan kardiologi dan neurosains. 


Data internal menunjukkan bahwa Unit Kardiologi telah berhasil menangani lebih dari 100 prosedur ablasi intervensi. Secara bersamaan, Unit Neurosains kembali diakui oleh World Stroke Organization (WSO) dengan perolehan status penghargaan tertinggi untuk penanganan kasus stroke.


Keunggulan Unit Kardiologi dan Capaian 100+ Prosedur Ablasi

Hingga November 2025, Siloam Hospitals TB Simatupang melaporkan telah melaksanakan lebih dari 100 prosedur ablasi kateter. Prosedur ini merupakan bagian dari penanganan diagnosis dan intervensi pada kasus gangguan irama jantung (aritmia).


Dalam penanganan aritmia, rumah sakit tersebut memanfaatkan teknologi terkini, termasuk Radio Frequency Ablation (RFA), Cryo Balloon Ablation (CBA), dan Pulse Field Ablation (PFA). Ablasi kateter merupakan prosedur minimal invasif yang memasukkan kateter melalui pembuluh darah menuju jantung untuk memetakan dan menenangkan jaringan jantung yang terlalu aktif. Prosedur ini dilaporkan dapat mencegah risiko stroke, terutama pada kasus Atrial Fibrilasi (AF) yang disinyalir berkontribusi terhadap hingga 40% kasus stroke sumbatan.


Selain itu, Siloam Hospitals TB Simatupang juga telah melakukan Cardioneuroablation (CNA) atau kardioneuroablasi, sebuah prosedur yang bertujuan menenangkan saraf otonom yang hiperaktif dan mengganggu irama jantung.


Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP (K), FIHA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, serta Kepala Staf Medis Fungsional Bidang Kardiologi Siloam Hospitals TB Simatupang, menjelaskan, “Di Siloam Hospitals TB Simatupang, prosedur ablasi dengan teknologi terkini seperti RFA, CBA, dan PFA telah menjadi pilihan dalam tata laksana aritmia. [Kami] juga telah melakukan prosedur kardioneuro ablasi pada pasien mengalami Syncope karena aktivitas saraf vagus yang berlebihan dan berhasil membantu pasien beraktivitas dengan normal.”


Konsistensi Perolehan Diamond Status ANGELS Awards

Di bidang neurologi, Siloam Hospitals TB Simatupang kembali mendapatkan pengakuan internasional dengan meraih Status Diamond ANGELS Awards dari World Stroke Organization untuk kuartal ke-3 tahun 2025. Status Diamond ini dikategorikan sebagai penghargaan tertinggi dalam hal penanganan kasus stroke akut.


Pencapaian ini menandai konsistensi rumah sakit tersebut, di mana Diamond Status telah diraih sebanyak 11 kali berturut-turut sejak tahun 2022. Konsistensi tersebut mengindikasikan bahwa protokol penanganan stroke di fasilitas ini telah memenuhi standar kecepatan dan kualitas yang ditetapkan secara global.


Standar Internasional dan Protokol Penanganan Stroke Akut

Layanan penanganan stroke di Siloam Hospitals TB Simatupang diklaim mampu mencapai waktu penanganan di bawah 60 menit. Kecepatan penanganan sangat krusial mengingat golden period untuk penanganan stroke akut adalah tidak lebih dari 4,5 jam.


Salah satu metode yang diterapkan adalah penggunaan terapi trombolitik, yang berfungsi melarutkan gumpalan darah yang menghambat aliran darah ke otak, sehingga meminimalisir kerusakan jaringan. Rekor waktu penanganan tercepat pasien stroke dengan trombolisis yang tercatat di fasilitas ini adalah 13 menit.


dr. Peter Gunawan Ng, SpS, Spesialis Neurologi dari Siloam Hospitals TB Simatupang, menyampaikan, “Layanan untuk penanganan stroke di Siloam TB Simatupang termasuk yang terbaik di Indonesia. [Kami] telah mampu menangani stroke kurang dari 60 menit. Salah satu yang [dilakukan] adalah penggunan terapi trombolitik yang melarutkan gumpalan darah yang menyumbat aliran darah sehingga mencegah kerusakan organ dan jaringan.”


Dukungan infrastruktur, termasuk peralatan medis canggih untuk diagnosis, dan fasilitas helipad untuk layanan medical evacuation, juga dilaporkan menjadi faktor pendukung utama. Tim medis yang terlibat dalam penanganan stroke telah mengikuti pelatihan khusus Basic Neuro Life Support yang diselenggarakan oleh World Stroke Organization (WSO) Angels Initiative.


dr. Dewi Wiguna, M.Sc, Hospitals Director Siloam Hospitals TB Simatupang, menjelaskan, “Keberhasilan ini menunjukkan komitmen tanpa henti dari manajemen dan tenaga medis Siloam Hospitals TB Simatupang. Selain itu, [rumah sakit] didukung dengan peralatan medis canggih… [Kami] juga telah mengadopsi protokol penanganan stroke secara cepat dan tepat yang berstandar internasional.”